Tundukkan Djokovic, Khachanov juarai Paris Masters

Karen Khachanov menorehkan salah satu kejutan di dunia tenis dengan menang 7-5, 6-4 atas Djokovic untuk memenangi final Paris Masters, yang sekaligus mengakhiri laju dominan petenis Serbia itu pada Minggu malam WIB.

Seperti dilansir laman resmi turnamen, petenis Rusia 22 tahun itu telah menjadi salah satu bakat muda yang menonjol di dunia tenis, namun hanya sedikit orang yang menduda ia akan mampu menghabisi bintang Serbia tersebut, yang sedang menjalani laju kemenangan dalam tiga bulan dan 22 pertandingan.

Djokovic diperkirakan akan merayakan kembalinya ia ke peringkat satu dunia pada Senin dengan raihan gelar Paris Masters kelimanya, namun ia justru takluk dalam waktu satu jam 37 menit di tengah 31 pukulan winner dari Khachanov.

Baca juga: Djokovic kembali teratas dengan kemenangan Paris

Khachanov, yang tampil lincah di sekeliling lapangan, mengambil keuntungan dari Djokovic yang terlihat kelelahan setelah sepekan diganggu gejala seperti flu.

Bahkan meski petenis Serbia SBOBET itu juga mungkin masih menderita dampak dari pertarungan tiga jamnya dengan Roger Federer di semifinal pada Sabtu, Khachanov memang menampilkan kualitas serangan yang luar biasa.

Mencatatkan kemenangan keempatnya atas petenis sepuluh besar dunia pekan ini, Khachanov, yang permainan bertenaganya mengingatkan pada idolanya Marat Safin, petenis Rusia terakhir yang menjadi pemenang di Paris, mendapatkan hadiah terbesar dalam kariernya.

Stephens dan Svitolina akan berhadapan di puncak WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Sloane Stephens dan Elina Svitolina mencatatkan kemenangan melalui pertarungan tiga set pada Sabtu untuk berhadapan di pertandingan puncak WTA Finals.

Stephens kalah pada delapan gim pertama di semifinalnya melawan Karolina Pliskova, sebelum petenis AS itu membalikkan situasi pada set kedua untuk mencatatkan kemenangan 0-6, 6-4, 6-1 atas petenis Ceko itu, seperti dilansir dari laman resmi WTA.

“Saya sedikit gugup dan tidak merasakan bola dengan baik, dan ia benar-benar mengungguli saya pada awalnya,” kata Stephens seperti dikutip dari Reuters.

“Saya hanya berusaha bertahan, mengembalikan sebanyak mungkin bola semampu saya dan saya benar-benar bangga terhadap perjuangan saya hari ini.”

Pada pertandingan yang dimainkan lebih awal, petenis Ukraina Svitolina tampil gemilang saat bertahan untuk mengatasi kekuatan Kiki Bertens dengan kemenangan 7-6, 6-7(5), 6-4 atas petenis Belanda itu pada pertarungan sengit di Singapura.

Hanya sedikit orang sbobet indonesia yang dapat memprediksi apa yang akan terjadi ketika Svitolina memulai pertandingan, di mana ia dengan agresifitasnya begitu dominan atas Stephens, ketika petenis Ceko itu memenangi set pertama dalam waktu 31 menit.

Pliskova juga tampil tanpa kenal lelah pada awal set kedua, kembali mematahkan serve lawannya untuk memenangi gim kedelapan secara beruntun sebelum Stephens akhirnya mendapatkan poin, berteriak selayaknya ia memenangi pertandingan saat mampu balas mematahkan serve lawannya.

Bertekad kuat untuk terhindar dari dipermalukan habis-habisan, Stephens memperbaiki penampilannya dan memenangi lima dari tujuh gim berikutnya untuk mengejar ketertinggalan ketika Pliskova kesulitan mempertahankan kecepatan.

Set terakhir dimulai dengan pertarungan di baseline, di mana kedua petenis mampu bertahan dengan baik, sampai Stephens memperlihatkan penampilan mengesankan yang membuatnya memenangi gelar AS Terbuka 2017.

Membungkam para pembenci

Svitolina tiba di Singapura dengan tekad “membungkam para pembenci,” yang menurutnya beranggapan bahwa ia tidak layak berada di turnamen ini, dan petenis Ukraina itu tampil brilian untuk memenangi ketiga pertandingan grup dan semifinal.

“Pada akhirnya, ini hanya mengenai berlari dan mengejar semua bola… Levelnya sangat berat, kami berdua bermain baik, saya gembira dapat menyelesaikannya,” tutur Svitolina.

Svitolina memulai pertandingan dengan lebih baik, mengejar setiap bola untuk dapat mematahkan serve lawannya namun Bertens yang agresif dapat balas mematahkan serve ketika ia mulai menemukan jangkauan forehandnya dengan bola-bola topspin.

Svitolina seperti hanya menjadi penonton saat lawannya bangkit, namun ia mengandalkan permainan pasifnya dan berkonsenstrasi di kedalaman pada kebalikan arah pukulan lawan, mengambil keuntungan dari kelengahan mental Bertens untuk memenangi set pembukaan ketika sang lawan melakukan double fault.

Masukan dari pelatih Raemon Sluiter terlihat telah membantu Bertens memaksimalkan unforced errornya, namun petenis peringkat sembilan dunia itu tidak mampu berbuat banyak pada set kedua, gagal mengonversi empat peluang untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina berusaha menjaga bola tetap bergulir dan melakuan reli dari tertinggal 3-5 untuk membuat laga ini harus ditentukan dengan tiebreak, di mana petenis Belanda yang menjadi lawannya tertepikan setelah menemukan kembali ketajamannya.

Petenis Ukraina itu mendapatkan tiga break beruntun pada awal set ketiga untuk memimpin dan memaksimalkan peluangnya untuk menyelesaikan pertandingan, memastikan kemenangan pada gim ke-10.

Stephens unggul 2-1 atas Svitolina dalam catatan head to head mereka, petenis AS itu mencatatkan kemenangan straight set atas sang petenis Ukraina pada pertemuan terakhir di Piala Rogers pada Agustus.

Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic menaklukkan John Isner dengan skor 6-4, 6-3 pada pertandingan putaran pertama ATP Finals yang berlangsung pada Senin dini hari WIB di O2 Arena, London, Inggris.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Seperti dilaporkan laman resmi turnamen, petenis Serbia itu selanjutnya akan berhadapan dengan petenis Jerman Alexander Zverev di pertandingan kedua turnamen yang menggunakan sistem round robin ini. Zverev yang berusia 21 tahun itu menaklukkan Marin Cilic asal Kroasia dengan skor 7-6(5), 7-6(1) di Grup Gustavo Kuerten pada pertandingan yang dimainkan lebih awal.

Isner, yang pada usia 33 tahun merupakan petenis “tua” yang pertama kali tampil di turnamen penutup musim, sejak Andres Gimeno yang melakukan debutnya dalam usia 35 tahun pada 1972, mampu memberi sedikit perlawanan namun ia bukan lawan yang seimbang bagi Djokovic dalam pertarungan selama 73 menit tersebut.

Djokovic hanya kehilangan empat poin saat ia melakukan serve di set pertama. Namun, yang paling mencemaskan bagi Isner adalah cara sang lawan membaca permainannya yang sangat baik karena Isner melakukan pengembalian-pengembalian bola dari baseline dengan “monoton.”

“Tentu saja Ia merupakan pengembali bola terbaik yang pernah saya hadapi,” kata Isner seperti dikutip Reuters. “Terkadang Anda berharap ia sedikit mengendur. Sayangnya, menurut saya hal itu tidak terjadi pada malam ini. Bokong saya seperti disepak.” 

Setelah gagal mengonversi break point dalam dua gim service pembukaan Isner, Djokovic tidak melakukan kesalahan ketika peluang lain datang. Ia melakukan pengembalian dengan forehand untuk mendapatkan pukulan winner dan memimpin 4-2.

Isner menggagalkan set point ketika melakukan serve pada kedudukan 3-5 dan mencatatkan tiga ace secara beruntun untuk bertahan di set itu, namun Djokovic dengan tenang mengunci set pertama.

Djokovic kemudian mematahkan serve Isner pada kedudukan 3-3 di set kedua. Dua gim selanjutnya, Djokovic memastikan kemenangan dengan pukulan backhand menyilang.

Ketika O2 Arena menjadi tempat berburu yang menyenangkan bagi Djokovic di mana empat dari lima gelar ATP Finalsnya didapat di sini, hal serupa tidak dialami Cilic.

Kekalahan petenis Kroasia itu dari Zverev — ulangan kekalahannya dari petenis Jerman itu 12 bulan silam — berarti ia hanya memiliki rekor 1-9 di turnamen ini.

Cilic akan semakin menyesal setelah membiarkan dua set pertama lepas padahal awalnya ia tampil dominan.

Ia mengantungi poin untuk unggul 4-0 dan 5-1, namun membiarkan petenis peringkat kelima dunia Zverev bangkit dan memenangi set pembukaan dengan tiebreak, menguncinya dengan pukulan backhand.

Kedua petenis saling mematahkan serve lawan pada set kedua, sebelum Cilic harus menyelamatkan match point pada kedudukan 4-5.

Tiebreak kedua terjadi dan seperti pada kesempatan sebelumnya, Zverev unggul berkat double fault Cilic untuk membuat kedudukan menjadi 4-1.

Zverev melepaskan pukulan backhand untuk mendapatkan lima match point lagi, dan mengonversi yang pertama dengan pukulan keras yang hanya dapat dikembalikan Cilic ke net. (H-RF).
 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic singkirkan Federer di semifinal Paris Masters

Jakarta (ANTARA News) – Novak Djokovic menghancurkan ambisi Roger Federer untuk memenangi gelar ke-100 sepanjang kariernya, ketika ia mencatatkan kemenangan 7-6(6), 5-7, 7-6(3) dalam semifinal Paris Masters yang memperpanjang laju tidak terkalahkannya menjadi 22 pertandingan pada Minggu dini hari WIB.

Seperti dilansir laman resmi turnamen, dalam pertemuan ke-47 antara kedua petenis papan atas ini, Djokovic tampil gigih ketika ia meraih kemenangan beruntun keempat atas Federer melalui tiebreak setelah bertarung selama tiga jam.

Kemenangan ini memberi peluang kepada petenis Serbia tersebut untuk menandai kembalinya ia ke peringkat satu dunia pada Senin dengan memenangi gelar kelimanya di Paris pada final melawan petenis Rusia Karen Khachanov pada Minggu, yang pada laga sebelumnya menang 6-4, 6-1 atas Dominic Thiem.

Djokovic terlihat bangga sekaligus lega setelah berhasil mengatasi permainan Federer, yang tampil mendekati kemampuan terbaiknya.

Baca juga: Djokovic kembali teratas dengan kemenangan Paris

Bahkan meski servenya tidak dapat sekali pun dipatahkan, itu masih tidak cukup bagi petenis Swiss 37 tahun tersebut, yang rasa gugupnya membuat ia gagal dalam tiebreak terakhir yang berlangsung anti klimaks, di mana ia melakukan double fault dan melakukan dua kesalahan groundstroke yang tidak perlu.

Federer mengincar rekor untuk menjadi petenis putra kedua setelah Jimmy Connors, yang mampu memenangi 100 gelar tur profesional, menyusul kemenangan ke-99nya di Basel, namun kali ini perjuangannya harus terhenti.

Juara Grand Slam sebanyak 20 kali itu kalah pada set pertama meski menggenggam set point pada tiebreak, dan Djokovic berada dalam kesulitan dalam set terakhir ketika petenis Serbia itu menerima “code violation” pada kedudukan 4-4 setelah melempar raketnya akibat kesal setelah sang petenis Swiss menyelamatkan dua break point.

Namun Federer harus melihat daya tahannya terhenti ketika Djokovic memperbesar keunggulannya atas petenis Swiss itu menjadi 25-22 setelah duel tiga set terpanjang mereka.

Ini merupakan pertama kalinya dalam 12 tahun di mana Djokovic memenangi empat pertandingan secara beruntun atas Federer, menyamai laju yang diukir petenis Swiss itu pada fase awal rivalitas mereka.

Dalam pertandingan yang dimainkan lebih awal, Khachanov memperlihatkan mengapa ia menjadi salah satu talenta muda yang bersinar berkat kemenangannya atas Thiem.

Petenis 22 tahun asal Rusia itu, yang telah memenangi dua gelar indoor tahun ini, semakin dekat dengan gelar terbesar sepanjang kariernya, menghancurkan petenis Austria yang sekaligus rekan berlatihnya itu dalam pertarungan berat sebelah selama 70 menit.

Ia menaklukkan petenis sepuluh besar dunia untuk ketiga kalinya dalam beberapa hari terakhir, setelah sebelumnya menaklukkan Alexander Zverev di perempat final dan mengatasi serve keras John Isner di 16 besar.

Thiem, petenis peringkat delapan dunia yang pada Jumat telah mengamankan tiketnya ke ATP Finals, tidak mampu berbuat banyak untuk mengatasi kedalaman dan kuatnya pukulan Khachanov.

Baca juga: Djokovic singkirkan Coric untuk memenangi gelar Shanghai keempat kali

Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic kembali teratas dengan kemenangan Paris

Paris (ANTARA News) – Novak Djokovic merayakan kembalinya dia ke puncak peringkat tenis dunia dengan langkahnya ke babak perempat final turnamen Paris Masters setelah menaklukkan Damir Dzumhur yang harus menyerah karena cedera di set kedua dalam laga putaran ketiga mereka, Kamis.

Petenis asal Serbia itu, yang pada Rabu telah memastikan dirinya bakal kembali menjadi petenis nomor satu dunia minggu depan seusai Rafa Nadal mengundurkan diri dari turnamen itu karena cedera, memimpin 6-1 2-1 ketika petenis Bosnia menyerah akibat masalah punggung yang telah dirasakannya sejak set pertama.

Djokovic memperpanjang kemenangannya menjadi 20 pertandingan beruntun dan menyamai rekor pribadi menang 29 set secara beruntun yang dimenangkannya saat dia mempertahankan performa luar biasa yang telah membuatnya bangkit dari peringkat ke-22 pada Juni ke puncak permainannya lagi.

Dzumhur, yang berkomitmen untuk berani di lapangan tengah arena Bercy, mengalami peregangan otot di punggung bawah ketika posisi 4-1 di set pembuka.

Dengan menahan rasa sakit, ia tetap berjuang pada game keenam yang berlangsung selama enam menit dan akhirnya ia terpaksa beristirahat untuk kedua kalinya, dan meskipun ia melanjutkan pertandingan setelah mendapat perawatan fisio saat time-out dengan menggunakan penahan rasa sakit, tidak ada jalan baginya untuk kembali.

Djokovic, yang tampil dalam performa yang jauh lebih tajam dari pertandingan pembukaannya saat melawan Joao Sousa, merebut set tersebut dalam waktu 39 menit. Begitu dia mendapatkan break yang tak terelakkan saat skor 2-1, petenis Bosnia itu memberi tahu di depan net bahwa dirinya tidak bisa lagi melanjutkan pertandingan.

Baca juga: Djokovic melaju ke putaran ketiga Paris Masters

Mengejar kemenangan ke-33 Masters dan gelar juara Paris kelima untuk catatan rekor, Djokovic akan menghadapi ujian yang jauh lebih menantang di babak delapan besar melawan Marin Cilic, yang sebelumnya tampak sangat bagus ketika mengalahkan Grigor Dimitrov 7-6 (5) 6 -4.

Cilic, yang melangkah lebih dekat untuk mengamankan salah satu tempat yang tersisa dalam final ATP di London, mengalahkan Djokovic di panggung yang setara dua tahun lalu dan dia juga mengalahkannya di final turnamen Queen sebelum Wimbledon.

“Saya sudah sangat dekat dengan London, untuk mengamankan tempat saya secara matematis,” kata Cilic. “Melawan Novak, itu akan menjadi tantangan besar lainnya. Senang rasanya bertanding lagi.”

Harapan John Isner untuk juga membuat final London mendapat pukulan ketika ia kalah 6-4 6-7 (9) 7-6 (8) dalam laga yang sangat melelahkan dengan petenis Rusia Karen Khachanov.

Petenis tangguh asal Amerika itu mendapat empat match point sebelum Khachanov yang berusia 22 tahun, yang mematahkan servisnya sendiri, akhirnya memastikan kemenangannya dengan pukulan backhand tipis di atas net setelah hampir 2,5 jam pertarungan ketat.

Di perempat final, Khachanov akan bertemu unggulan keempat asal Jerman Alexander Zverev, yang membutuhkan waktu 80 menit untuk mengalahkan petenis Argentina Diego Schwartzman 6-4 6-2.

Reuters/D011

Baca juga: Djokovic petik resep juara dari Pegunungan Alpen

Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Nadal mundur dari turnamen Paris Masters

Paris (ANTARA News) – Petenis unggulan teratas Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen Paris Masters sesaat sebelum pertandingan pertama dia melawan sesama petenis Spanyol Fernando Verdasco pada Rabu, yang berarti dia akan kehilangan posisi peringkat satu dunianya dan diambil alih Novak Djokovic.

Nadal, yang sudah tidak bermain sejak tidak melanjutkan pertandingan pada semifinal di AS Terbuka karena cedera, menyebut cedera perut sebagai alasan mundurnya dari Paris Masters.

Padahal petenis 32 tahun itu hanya perlu mengalahkan Verdasco untuk menahan Djokovic, tapi kini petenis asal Serbia itu akan kembali ke posisi nomor satu dunia tanpa menghiraukan sejauh mana dia melaju di Paris.

Djokovic, yang kembali ke bentuk permainan terbaiknya dengan menjuarai Wimbledon dan AS Terbuka tahun ini, mencapai putaran 16 besar di Paris dengan mengalahkan Joao Sousa pada Selasa.

Mundurnya Nadal dari Paris juga akan memunculkan keraguan menyangkut keikutsertaan dia pada turnamen ATP Tour Finals di London.

Petenis Kanada Milos Raonic juga menarik diri dari pertandingan putaran kedua melawan Roger Federer karena cedera siku.

Federer, kembali ke turnamen Bercy itu setelah tiga tahun absen, sedang memburu gelar ke-100 dia setelah merebut gelar Swiss Indoors pekan lalu.

(Reuters/I015)

Baca juga: Nadal undur diri , Del Potro ke final AS Terbuka

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Djokovic melaju ke putaran ketiga Paris Masters

Jakarta (ANTARA News) – Perjuangan Novak Djokovic untuk mengakhiri tahun sebagai petenis peringkat satu dunia berlanjut dengan kemenangan 7-5, 6-1 atas petenis kualifikasi asal Portugal Joao Sousa dalam putaran kedua Paris Masters, Paris, Prancis, Rabu dini hari WIB.

Petenis peringkat dua dunia yang mendapatkan bye pada putaran pertama ini, empat kali mematahkan serve lawannya untuk memperpanjang laju kemenangannya menjadi 19 pertandingan, demikian dilansir Reuters.

Petenis 31 tahun asal Serbia itu kembali memperlihatkan kemampuan terbaiknya musim ini seperti yang ditampilkannya saat memenangi Grand Slam di Wimbledon dan AS Terbuka, serta meraih kesuksesan pada ajang-ajang ATP Masters di Cincinnati dan Shanghai.

Agar Djokovic dapat menggeser Rafa Nadal dari posisi puncak ketika daftar peringkat ATP selanjutnya dirilis pada Senin, ia harus mengungguli petenis Spanyol itu di ibukota Prancis pada pekan ini.

Jika kedua petenis kalah di putaran yang sama, Nadal akan mempertahankan peringkat satu dunianya menjelang turnamen penutup musim ATP Finals di London bulan depan.

Petenis Kanada Milos Raonic bangkit dari tertinggal satu set untuk mencapai putaran kedua berkat kemenangan 6-7(4), 7-6(5), 7-6(5) atas petenis tuan rumah Jo-Wilfried Tsonga.

Pada pertemuan antar sesama mantan finalis itu, Raonic melepaskan 23 ace dan memenangi 89 persen poin-poin serve pertamanya untuk menaklukkan Tsonga dalam pertarungan yang berlangsung kurang dari tiga jam.

Raonic selanjutnya akan bertemu Roger Federer, yang mengejar gelar ke-100 sepanjang kariernya setelah memenangi Swiss Indoors pekan lalu.

Fernando Verdasco, yang mencapai perempat final tahun lalu, memperlihatkan penampilan bagus untuk mengalahkan petenis Prancis Jeremy Chardy dengan skor 6-4, 6-4.

Petenis 34 tahun asal Spanyol itu akan berhadapan dengan kompatriotnya Nadal pada putaran kedua yang berlangsung pada Rabu.

Baca juga: Djokovic singkirkan Coric untuk memenangi gelar Shanghai keempat kali
Baca juga: Djokovic: mendaki gunung hidupkan lagi keberuntungan saya
Baca juga: Djokovic kalahkan del Potro untuk gelar Grand Slam ke-14

 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Stephens melaju ke empat besar WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Sloane Stephens melanjutkan debut impiannya di WTA Finals ketika petenis muda itu memenangi pertandingan terakhirnya di Grup Merah melawan Angelique Kerber dengan skor 6-3, 6-3 pada Jumat malam WIB untuk melaju ke empat besar turnamen penutup musim di Singapura ini.

Kerber menikmati musim yang brilian dengan gelar Grand Slam ketiganya di Wimbledon pada Juli, namun petenis peringkat dua dunia ini kesulitan menampilkan permainan terbaiknya di Singapura dan kembali harus takluk dari Stephens, yang kini memiliki rekor head to head 5-1 atas sang petenis Jerman.    

“Saya tetap solid sepanjang waktu. Saya tahu ini akan menjadi pertarungan melawan salah satu petenis tertangguh di tur, maka saya hanya keluar dan bermain sekeras mungkin, dan saya benar-benar senang dengan kemenangan ini,” kata Stephens seperti dikutip dari Reuters.

Stephens mencatatkan tujuh break point pada awal set pertama dan menambah rasa frustrasi petenis Jerman yang menjadi lawannya dengan mengonversi dua break pertama untuk memimpin 5-2, setelah hanya sedikit hal yang menjadi pembeda di antara kedua petenis yang mengandalkan permainan di baseline ini pada awal pertandingan.

Satu ace mengamankan set point pertama dari tiga set point namun ia tidak dapat mengonversi yang lain ketika Kerber berhasil menyamakan kedudukan. Kegembiraan petenis Jerman itu hanya berlangsung singkat, ketika Stephens kembali mematahkan break lawan untuk memenangi set pembukaan.

Baca juga: Stephens taklukkan Osaka di WTA Finals

Gim demi gim berlangsung lebih panjang ketika level intensitas meningkat, dan kedua petenis saling balas melakukan break pada awal set kedua sampai penampilan Kerber mengendur ketika servenya dipatahkan pada gim kedelapan, dan sang petenis AS melaju untuk mengamankan kemenangan.

Dalam semifinal yang berlangsung pada Sabtu, Stephens akan menghadapi petenis Ceko Karolina Pliskova pada laga yang berlangsung malam hari.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Osaka mundur, Kiki Bertens ketiban pulung

Singapura (ANTARA News) – Petenis Belanda, Kiki Bertens, melangkah ke babak empat besar turnamen WTA Finals setelah lawannya, Naomi Osaka, mundur di tengah pertandingan akibat cedera kunci paha kiri di Kallang, Singapura, Jumat.

Osaka, sang jawara AS Terbuka itu, memasuki pertandingan dengan kaki yang dibalut dan dia hanya mampu bertanding setengah set sebelum menyatakan mundur dari pertandingan di tengah keunggulan Bertens 6-3.

“Tidak menyenangkan memenangi pertandingan seperti ini dan saya harap dia segera pulih,” kata Bertens.

“Saya akan menjaga laju ini, pekan ini saya sudah bertanding dengan berat dan hari ini cukup membantu saya untuk memulihkan stamina,” tambah petenis berusia 26 tahun tersebut.

Bertens menjadi satu-satunya petenis unggulan tersisa dalam turnamen tersebut, setelah sebelumnya unggulan pertama asal Rumania, Simona Haleppekan, juga mundur dari pertandingan akibat cedera yang dideritanya.

Baca juga: Pliskova tundukkan Kvitova untuk amankan tiket semifinal

Baca juga: Svitolina semakin dekati semifinal WTA Finals

Baca juga: Bertens pecundangi Kerber di Singapura

Pewarta:
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pliskova tundukkan Kvitova untuk amankan tiket semifinal

Jakarta (ANTARA News) – Karolina Pliskova menjadi petenis pertama yang melaju ke empat besar WTA Finals, ketika petenis Ceko itu tampil gemilang untuk menundukkan kompatriotnya Petra Kvitova dengan skor 6-3, 6-4 pada pertandingan round robin terakhir mereka yang berlangsung pada Kamis sore WIB.

Mantan petenis peringkat satu dunia itu akan ditemani oleh Elina Svitolina (2-0) atau juara bertahan Caroline Wozniacki (1-1), yang akan menyelesaikan permainan di Grup Putih di Stadion Indoor Singapura pada Kamis malam, di empat besar.

Seperti dilansir laman resmi WTA, Kvitova (0-3) kalah pada dua pertandingan pembukaannya dan paham bahwa hanya kemenangan straight set yang akan memberinya peluang untuk lolos ke fase gugur, namun Pliskova tetap tenang dan fokus untuk mencatatkan kemenangan perdana atas rekan senegaranya dalam empat pertemuan.

Kvitova perlu tampil cepat sejak awal untuk membuat lawannya berada dalam tekanan, namun pergerakan juara Wimbledon dua kali itu begitu minim dan ia melakukan double fault untuk tertinggal 0-4, ketika Pliskova mampu memaksimalkan semua peluang.
 
Perlahan tapi pasti, Kvitova mampu memperbaiki penampilannya, bangkit dua kali dari tertinggal 0-40 untuk memenangi dua gim secara beruntun pada pertengahan set yang akhirnya membuat Pliskova sedikit kerepotan.

Pelatih Pliskova, Rennae Stubs, mendesaknya untuk “tetap disiplin” pada gim berikutnya dan petenis Ceko itu mematuhi saran tersebut untuk meredam insting menyerangnya, ketika ia mengakhiri kiprah Kvitova di turnamen ini dengan menahan set untuk memenangi set pembukaan dalam waktu 41 menit.

Kekalahan di set pembukaan terlihat membuat Kvitova lebih agresif dengan pukulan forehandnya, dan ia sempat menggebrak pada set kedua untuk memimpin 3-0, namun petenis peringkat delapan dunia yang menjadi lawannya itu mampu bangkit dengan brilian untuk mengamankan langkah ke semifinal.

Pada pertandingan selanjutnya, Svitolina asal Ukraina akan melaju jika ia memenangi satu set dari Wozniacki, yang memerlukan kemenangan straight set untuk meneruskan perjuangannya mempertahankan gelar.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Federer kalahkan Krajinovic untuk capai 16 besar Swiss Indoors

Basel, Swiss (ANTARA News) – Petenis unggulan teratas Roger Federer mengalahkan petenis bukan unggulan asal Serbia Filip Krajinovic 6-2, 4-6, 6-4 untuk mencapai putaran 16 besar turnamen Swiss Indoor di Basel, Selasa.

Bermain di depan para penggemar di kampung halamannya, Federer kesulitan menemukan presisi dia dengan melakukan 38 kesalahan sendiri, tapi masih dapat melakukan serangkaian pukulan yang tak terjangkau lawannya, dalam pertandingan yang menghabiskan waktu dua jam.

Pada pertandingan selanjutnya, petenis peringkat tiga dunia Federer, yang delapan kali menjadi juara di Basel, akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff, yang menundukkan petenis Australia John Millman 7-6(3), 6-2.

Petenis unggulan ketujuh asal Rusia Daniil Medvedev yang sedang dalam bentuk penampilan terbaiknya juga maju ke 16 besar setelah mengalahkan petenis Jerman Maximilian Marterer 6-3, 7-5.

Medvedev, pemenang turnamen Jepang Terbuka bulan ini yang merangkat dari babak kualifikasi, akan menghadapi petenis bukan unggulan asal Italia Andreas Seppi, yang mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang Taro Daniel 6-0, 6-4.

Petenis remaja asal Australia Alexei Popyrin meraih kemenangan di babak utama pertamanya pada ATP Tour, menundukkan petenis senegaranya Matthew Ebden 7-6(4), 6-4.

Hadiah dari kemenangan itu akan berupa perjumpaan dengan petenis unggulan kedua Alexander Zverev jika petenis asal Jerman itu mengalahkan petenis Belanda Robin Haase.

(Reuters/I015/A020)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Svitolina semakin dekati semifinal WTA Finals

Jakarta (ANTARA News) – Elina Svitolina semakin mendekati semifinal WTA Finals berkat kemenangan 6-3, 2-6, 6-3 atas Karolina Pliskova yang dimainkan pada Selasa malam WIB, demikian dilansir laman resmi turnamen.

Dengan hasil ini, petenis Ukraina tersebut mengukir kemenangan keduanya secara beruntun untuk memuncaki klasemen grup.

Svitolina memiliki banyak energi pada awal pertandingan, penuh intensitas, dan bergerak melapisi seluruh area lapangan ketika ia mengumpulkan momentum untuk memenangi set pertama dengan pukulan forehandnya.

Petenis Ukraina ini hampir tampil sempurna sampai pertengahan set kedua, ketika kombinasi peruntungan dan pukulan-pukulan menyilang membuat Pliskova mampu mematahkan serve lawan untuk pertama kalinya, torehan yang ia ulangi dua gim berikutnya untuk menyamakan kedudukan.

Svitolina berjuang keras untuk menahan upaya kebangkitan lawannya pada set penentuan, dan unggul 4-0 sebelum Pliskova kembali mencoba bangkit dari ketinggalan.

Ia hanya perlu mengalahkan Caroline Wozniacki pada Kamis untuk mencapai empat besar untuk pertama kalinya,  namun di klasemen secara matematis keempat petenis masih berpeluang mencapai semifinal.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wozniacki tundukkan Kvitova di Singapura

Jakarta (ANTARA News) – Caroline Wozniacki mengatasi masalah yang sempat menderanya di set kedua dan meraih kemenangan 7-6, 3-6, 6-2 atas Petra Kvitova di ajang WTA Finals yang berlangsung di Stadion Indoor Singapura pada Selasa malam WIB.

Seperti dilansir dari laman resmi turnamen, kedua petenis menuju pertandingan ini setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembukaan mereka. Petenis peringkat ke-3 dunia asal Denmark itu mengakhiri laju tiga kekalahan beruntun dari petenis Ceko yang menjadi lawannya untuk mempertahankan peluangnya di turnamen delapan petenis putri ini setidaknya untuk satu pertandingan lagi.

Wozniacki, yang memulai penampilannya di Grup Putih dengan kekalahan 2-6, 4-6 dari Karolina Pliskova pada Minggu, menghabiskan sebagian besar jalannya permainan melawan Kvitova dengan bertahan di baseline. Namun, konsistensi dan kesabarannya membuat ia menjauh pada set terakhir.

Pertandingan dimulai dengan datar.  Kedua petenis mempertahankan servisnya sebanyak tujuh kali secara beruntun.

Setelah saling mematahkan servis lawan, permainan berjalan lebih sengit, Wozniacki kembali mematahkan servis lawannya untuk mengamankan set pembukaan setelah forehand Kvitova membentur net.

Kvitova mengendalikan jalannya permainan pada set kedua dengan breaknya di awal set, kemudian kehilangan momentum ketika Wozniacki meminta time out untuk mendapat perawatan pada lututnya, sebelum ia menaikkan kembali level permainannya untuk menyamakan kedudukan dengan pukulan backhand pada set point ke-3nya.

Merasakan upayanya mempertahankan gelar berada dalam ancaman, Wozniacki mengumpulkan kekuatan untuk mematahkan servis lawnanya pada awal set penentuan ketika ia memaksimalkan pukulan backhand untuk memenangi reli terpanjang di pertandingan ini, dan kemudian menjauhi kejaran lawannya ketika permainan Kvitova mengendur di set terakhir.

Wozniacki mengamankan kemenangan pada match point pertamanya dengan servis kerasnya yang membuat pengembalian Kvitova keluar lapangan,. 

Kenenangan ini membuat Wozniacki menjaga peluangnya untuk lolos ke semi final dengan syarat memenangi pertandingan terakhir fase round robin melawan Elina Svitolina.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Halep mundur dari WTA Finals karena cedera

Jakarta (ANTARA News) – Petenis putri nomor satu dunia Simona Halep mengundurkan diri dari turnamen WTA Finals karena cedera punggung, Kamis.

Dengan kosongnya satu spot, maka petenis Belanda Kiki Bertens mendapat kesempatan untuk melakukan debutnya di turnamen akhir musim yang hanya diikuti delapan pemain terbaik dunia tersebut di Singapura pekan depan.

Halep mengalami cedera saat latihan menjelang turnamen Wuhan Open bulan lalu. Hasil diagnosa menunjukkan adanya masalah pada piringan tulang belakangnya.

“Selalu berat untuk mengundurkan diri dari sebuah turnamen besar. Ini hal yang pertama bagi saya. Jadi keputusan ini cukup berat tapi penting bagi kesehatan saya,” kata petenis Rumania itu seperti dikutip Reuters.

“Punggung saya sedang sakit. Saya tidak latihan dalam empat pekan terakhir. Saya tidak siap untuk berkompetisi di level ini,” tambahnya.

Halep tahun ini sudah menjuarai Prancis Terbuka dsn mencapai final Australia Terbuka.

Bertens akan menjadi petenis Belanda pertama dalam 20 tahun yang tampil di turnamen WTA Finals setelah Brenda Schultz-McCarthy tahun 1997.

(T004/I015)

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018